logo Kompas.id
EkonomiKeterlibatan Perempuan Minim...

Keterlibatan Perempuan Minim dalam Food Estate, Bibit Lokal Pun Terancam

Ibu menjaga pangan. Masyarakat Kalteng banyak berharap pada program Food Estate karena banyak aturan pemerintah yang merugikan mereka. Keterlibatan perempuan sangat diperlukan dalam program tersebut.

Oleh
DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca

PALANGKARAYA, KOMPAS — Bibit-bibit padi lokal Dayak di Kalimantan Tengah terancam hilang karena aturan dan program pemerintah. Hal itu dinilai karena  keterlibatan perempuan atau kelompok ibu dalam pengambilan keputusan minim. Ibu menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Solidaritas Perempuan (SP) Mamut Menteng Kalimantan Tengah membuat kajian tentang ketahanan pangan di dua desa di Kabupaten Kapuas, Kalteng, yakni Desa Mantangai Hulu dan Desa Kalumpang di Kecamatan Mantangai. Kajian itu dilakukan sejak tahun 2020 hingga saat ini.

Ketua Badan Eksekutif Komunitas SP Mamut Menteng Kalteng Margaretha Winda Febiana Karotina mengungkapkan, di dua desa binaan organisasinya itu, tim pengkaji menemukan setidaknya delapan jenis padi lokal yang sudah hilang dari total 18 jenis padi lokal khas Mantangai. Mereka menyebutnya bibit padi Dayak dengan beragam istilah lokal.

Editor:
agnespandia
Bagikan