logo Kompas.id
EkonomiPertamina Gandakan Belanja...

Pertamina Gandakan Belanja Modal Perusahaan

Tingginya konsumsi BBM dalam negeri memaksa Pertamina untuk terus meningkatkan produksi minyak dan mencari sumber cadangan baru. Untuk itu, dibutuhkan penguatan belanja modal yang rasional.

Oleh
ARIS PRASETYO
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/W5fo9SX0TafRo0Oi2t_ypqho4K8=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F03%2F52a3ceda-631d-43e0-9178-de80b42b92e2_jpg.jpg
KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI

Pengendara melintas di sekitar area tangki T-301 yang terbakar di Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (31/3/2021) sekitar pukul 18.00. Kawasan itu terbakar sejak Senin (29/3/2021). Petugas terus berupaya memadamkan tangki tersebut.

JAKARTA, KOMPAS — PT Pertamina (Persero) melipatgandakan belanja modal perusahaan tahun ini hingga 10,7 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 156,2 triliun dengan alokasi 46 persen untuk investasi sektor hulu. Belanja modal perusahaan itu lebih tinggi daripada realisasi tahun lalu yang hanya 4,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 50 triliun. Usaha untuk menaikkan produksi minyak dan gas bumi menjadi salah satu alasan belanja modal ditingkatkan.

Dalam keterangan pers, Selasa (13/4/2021), dari anggaran 10,7 miliar dollar AS tersebut, 46 persen atau hampir 5 miliar dollar AS di antaranya dialokasikan untuk investasi di sektor hulu, yaitu peningkatan produksi migas dan penemuan cadangan baru. Sebesar 36 persen atau 3,8 miliar dollar AS untuk investasi di kilang minyak dan petrokimia. Sisanya untuk pengembangan bisnis lain perusahaan, termasuk pengembangan energi terbarukan.

Editor:
Mukhamad Kurniawan
Bagikan