logo Kompas.id
EkonomiPemadaman dan Pendinginan...

Pemadaman dan Pendinginan Diperkirakan Butuh Waktu 4-5 Hari

Untuk mengisi kekurangan atau potensi produksi yang hilang, Pertamina akan menambah dan melakukan konsolidasi alih stok bahan bakar minyak dari kilang lain atau terminal bahan bakar terdekat.

Oleh
cyprianus anto saptowalyono
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/sxZGsMDvbyClPCYK6VNCNDmVXEY=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F03%2Fd85fdea6-06af-4b6b-b926-f4e25efc4114_JPG.jpg
KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI

Mobil pemadam kebakaran melintas di depan kobaran asap dari kawasan Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (28/3/2021). Tangki di kawasan tersebut meledak pada Senin dini hari. Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indramayu mencatat, setidaknya 20 orang luka-luka.

JAKARTA, KOMPAS — Pemadaman dan proses pendinginan kilang tangki T-301 di area kilang PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang diterbakar itu membutuhkan waktu 4-5 hari. Untuk mengisi kekurangan atau potensi produksi yang hilang, Pertamina akan menambah dan melakukan konsolidasi alih stok bahan bakar minyak dari kilang lain atau terminal bahan bakar terdekat.

Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Mulyono, Senin (29/3/2021), mengatakan, potensi kehilangan produksi bahan bakar minyak (BBM) dari kilang yang terbakar itu sebesar 400.000 barel. Sembari menunggu pemadaman yang diperkirakan memerlukan waktu 4-5 hari, kehilangan produksi BBM dari kilang itu akan disuplai dari kilang PT Pertamina RU IV Cilacap, Jawa Tengah, dan Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur.

Editor:
Hendriyo Widi
Bagikan