logo Kompas.id
EkonomiBerbelanja Produk Lokal

Berbelanja Produk Lokal

Pandemi membawa berkah bagi produk lokal. Komunitas yang membeli produk lokal atau produk karya teman-teman mereka, bermunculan.

Oleh
Andreas Maryoto
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Edi (32) menata beberapa sepatu hasil buatannya di bengkel pembuatan sepatu N.Zee di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021). Pukulan terpuruknya penjualan di toko dan pasar saat pandemi pun disiasati dengan berjualan secara daring agar tetap bertahan. Permintaan secara daring dalam beberapa bulan terakhir mencapai sekitar 50 pasang per hari, dengan rentang harga antara Rp 35.000 hingga Rp 100.000 per pasang. Rencana pemerintah menguatkan pasar dengan produk dalam negeri dibandingkan produk luar negeri menjadi harapan bagi sejumlah perajin sepatu saat ini, baik untuk pasar konvensional maupun perdagangan secara daring. Kompas/Rony Ariyanto Nugroho (RON) 5-3-2021

Selalu ada berkah tersembunyi dari setiap krisis atau masalah. Pembatasan mobilitas saat pandemi Covid-19 seperti sekarang membuat kita susah. Kita bisa saja menggerutu dan memaki, namun kita sebenarnya malah bisa membuat perubahan besar. Cukup dengan belanja produk lokal di sekitar kita.

Seorang pemilik restoran bercerita, sejak pandemi, bisnisnya surut. Ia maklum dengan kondisi itu. Satu hal yang membuat ia kaget adalah pelanggannya tidak datang lagi karena mereka kini bisa menemukan beraneka ragam makanan yang tidak jauh dari rumah. Makanan itu bukan dari restoran sejenis atau pesaing, tetapi dari produk yang ditawarkan teman-temannya sendiri.

Editor:
dewiindriastuti
Bagikan