logo Kompas.id
EkonomiMerintis Kendaraan Listrik, Belajarlah dari China, AS, dan Norwegia

Merintis Kendaraan Listrik, Belajarlah dari China, AS, dan Norwegia

Indonesia punya potensi besar untuk mengembangkan kendaraan listrik secara masif. Kuncinya hanya satu, butuh dukungan dan kesungguhan dari pemerintah untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik itu sendiri.

Oleh ARIS PRASETYO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Petugas melepas baterai motor listrik saat uji coba stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) di Jakarta, Senin (31/8/2020). Adanya SPBKLU ini diharapkan akan menambah minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.

JAKARTA, KOMPAS — Pemahaman publik mengenai manfaat pemakaian kendaraan listrik di Indonesia sangat penting bagi pengembangan kendaraan tersebut. Ekosistem kendaraan listrik perlu diciptakan dan didukung lewat pemberian insentif, pembangunan infrastruktur yang terpadu, serta menggalakkan penelitian dan pengembangan.

Indonesia punya potensi besar untuk menciptakan ekosistem itu. Indonesia bisa belajar dari Pemerintah China, Amerika Serikat (AS), dan Norwegia.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hendriyo Widi
Bagikan
Memuat data..