logo Kompas.id
EkonomiRegulasi Akan Payungi Bank Digital

Regulasi Akan Payungi Bank Digital

Sejumlah perushaan perbankan telah melakukan persiapan untuk transformasi dan konversi layanan dari bank konvensional menuju bank digital. Sejalan dengan ini, otoritas menyiapkan regulasi untuk memayungi bisnis baru ini.

Oleh Dimas Waraditya Nugraha
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ALIF ICHWAN

Warga mencoba aplikasi mobile money LinkAja di Jakarta, Senin (25/2/2019). Layanan keuangan elektronik milik Telkomsel, yakni TCASH, resmi berubah menjadi LinkAja mulai 22 Februari yang lalu. LinkAja merupakan layanan uang digital sinergi dari berbagai badan usaha milik negara (BUMN). LinkAja menggabungkan produk TCASH milik Telkomsel, Yap! milik BNI, e-Cash milik Bank Mandiri, dan T- Bank BRI. Penggabungan ini diharapkan BUMN dapat bersaingan dengan OVO dan Go-Pay serta dapat secara maksimal menggarap nasabah dan pelanggan Telkomsel.

JAKARTA, KOMPAS — Otoritas Jasa Keuangan telah menampung masukan dari masyarakat, pelaku usaha, dan asosiasi terkait dalam penyusunan peraturan bank digital. Regulasi yang memayungi gerak bisnis bank digital menjadi sangat vital mengingat perkembangan zaman menuntut perbankan berinovasi dan bertransformasi ke sektor digital.

Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anung Herlianto, Jumat (19/2/2021), mengatakan, regulasi tentang bank digital saat ini masih dalam penggodokan dengan melibatkan hampir semua pengawas industri, lembaga lain, dan departemen lain. Dalam pembahasannya, OJK tetap menampung masukan dari masyarakat dan pelaku usaha dalam mematangkan regulasi yang ditargetkan rilis pada pertengahan 2021.

Editor: Hendriyo Widi
Bagikan
Memuat data..