logo Kompas.id
EkonomiMendesak, Kajian untuk Hentikan Kisruh soal Cantrang

Mendesak, Kajian untuk Hentikan Kisruh soal Cantrang

Agar konflik antarnelayan tidak terus berlarut, pemerintah didesak segera melakukan kajian mendalam terhadap alat tangkap baru modifikasi yang diberi nama jaring tarik berkantong.

Oleh PANDU WIYOGA/KRISTI UTAMI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KRISTI DWI UTAMI

Nelayan beraktivitas di sekitar kapal cantrang yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, Kota Tegal, Jateng, Senin (15/2/2021). Setelah melakukan audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, nelayan cantrang di pantura Jateng sepakat beralih alat tangkap menjadi jaring tarik berkantong. Alat tangkap itu diklaim lebih ramah lingkungan dan berbeda dengan cantrang.

BATAM, KOMPAS — Nelayan tradisional di Kepulauan Riau meragukan modifikasi cantrang oleh nelayan pantai utara Jawa dapat mengubah karakteristik pukat tarik itu menjadi ramah lingkungan. Agar konflik antarnelayan tidak terus berlarut, sejumlah kalangan mendesak pemerintah segera melakukan kajian mendalam terhadap alat tangkap baru yang diberi nama jaring tarik berkantong tersebut.

Ketua Aliansi Nelayan Natuna Hendri, Kamis (18/2/2021), mengatakan, modifikasi alat tangkap cantrang menjadi jaring tarik berkantong itu hanya kedok untuk mempercepat turunnya izin bagi kapal-kapal cantrang dari pantura Jawa untuk beroperasi di Laut Natuna Utara. Ia meminta pemerintah melibatkan nelayan tradisional saat melakukan uji petik untuk membuktikan klaim ramah lingkungan tersebut.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aufrida Wismi Warastri
Memuat data..