logo Kompas.id
EkonomiSituasi Global Uji Daya Tahan Industri Sawit Indonesia

Situasi Global Uji Daya Tahan Industri Sawit Indonesia

Selain dampak yang ditimbulkan oleh pandemi global, industri kelapa sawit Indonesia juga akan menghadapi sejumlah tantangan tahun ini, seperti persaingan dengan minyak nabati lain dan isu terkait keberlanjutan.

Oleh M Paschalia Judith J
· 1 menit baca
Memuat data...
ANTARA FOTO/FB ANGGORO

Pekerja mengangkut tandan buah segar kelapa sawit hasil panen di PT Ramajaya Pramukti di Kabupaten Siak, Riau, Rabu (2/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS — Selain dampak pandemi global akibat Covid-19, sejumlah situasi juga bakal menguji daya tahan industri kelapa sawit Indonesia tahun ini, seperti persaingan dengan minyak nabati lain dan kampanye terkait isu keberlanjutan. Para pelaku berharap industri sawit pulih kembali seiring dengan pemulihan ekonomi dan permintaan minyak sawit dunia.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mendata, volume ekspor kelapa sawit dan produk turunannya asal Indonesia merosot dari 37,4 juta ton tahun 2019 menjadi 34 juta ton pada 2020. Meski demikian, nilai ekspornya naik dari 20,21 miliar dollar AS menjadi 22,97 miliar dollar AS.

Editor: Mukhamad Kurniawan
Bagikan
Memuat data..