logo Kompas.id
EkonomiAlih Fungsi Hutan Menyumbang Emisi Terbesar, Disusul Energi

Alih Fungsi Hutan Menyumbang Emisi Terbesar, Disusul Energi

Potensi energi terbarukan di Indonesia sangat melimpah. Oleh karena itu, kesempatan Indonesia untuk berkontribusi lebih besar terhadap kampanye perubahan iklim sangat strategis.

Oleh ARIS PRASETYO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Pertamina, Jalan Fatmawati, Jakarta, Selasa (15/12/2020). Gerai SPKLU ini merupakan bentuk komitmen PT Pertamina (Persero) untuk mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik dan mendukung penggunaan energi bersih serta energi terbarukan di Indonesia. SPKLU komersial yang terpasang di SPBU Fatmawati ini merupakan stasiun pengisian daya fast charging 50 kW yang mendukung pengisian daya dari berbagai tipe gun mobil listrik di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS — Alih fungsi dan kebakaran hutan menjadi penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar di Indonesia. Disusul kemudian pemanfaatan energi terutama dari sektor transportasi dan pembangkit listrik. Untuk menguranginya, Indonesia perlu terus mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi terbarukan ketimbang fosil.

Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ruandha Agung Sugardiman mengatakan, pada 2010, emisi gas rumah kaca dari alih fungsi dan kebakaran hutan menyumbang 670 juta ton karbondioksida (CO2). Disusul kemudian sektor energi sebesar 453,2 juta ton CO2, pertanian 110,5 juta ton CO2, limbah 88 juta ton CO2, serta sektor industri dan penggunaan produk 37 juta ton CO2.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hendriyo Widi
Memuat data..