logo Kompas.id
EkonomiBeban Berat Mengawali 2021

Beban Berat Mengawali 2021

Merosotnya pendapatan membuat pemerintah tak punya banyak pilihan untuk membiayai penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi selain dengan berutang. Beban berat tahun lalu mesti dipikul untuk mengawali tahun 2021.

Oleh KARINA ISNA IRAWAN
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Desi memeriksa penjualan daring di pasar digital atau ”marketplace” di kios miliknya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (30/11/2020). Pemerintah terus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menegah yang dianggap mampu menggerakkan roda perekonomian nasional di tengah situasi ekonomi yang tak menentu karena pandemi Covid-19.

Indonesia harus memikul beban berat tahun lalu untuk mengawali tahun 2021. Merosotnya pendapatan negara dan meningkatnya utang pemerintah berisiko memperkecil ruang fiskal yang akhirnya mengganggu proses pemulihan ekonomi tahun ini.

Kinerja APBN sepanjang 2020 baru akan diumumkan pertengahan Januari 2021. Namun, Kementerian Keuangan memproyeksikan pendapatan negara yang terdiri dari penerimaan pajak, bea cukai, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) berpotensi turun hingga 15 persen. Angka penurunan itu jauh lebih tajam dari perkiraan sebelumnya di kisaran 10 persen.

Editor: Mukhamad Kurniawan
Bagikan
Memuat data..