logo Kompas.id
EkonomiKenaikan Impor Harus Diimbangi Peningkatan Ekspor

Kenaikan Impor Harus Diimbangi Peningkatan Ekspor

Melihat tren geliat perdagangan menjelang 2021, pemerintah perlu membuat peta jalan komprehensif yang menggabungkan antara kinerja investasi dan ekspor.

Oleh Agnes Theodora
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Pekerja mengemas kedelai impor untuk diproduksi menjadi tempe di usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tempe di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2020). Harga kedelai impor yang terus naik memberatkan UMKM yang menggunakan bahan dasar kedelai, seperti usaha tempe dan tahu.

JAKARTA, KOMPAS — Aktivitas ekonomi yang mulai bergerak secara global dan domestik berisiko meningkatkan impor, baik belanja barang modal, bahan baku/penolong, maupun barang konsumsi. Untuk menghindari defisit transaksi berjalan di kemudian hari, kinerja impor yang mulai meningkat itu harus diimbangi dengan kenaikan ekspor yang lebih tinggi. 

Data Badan Pusat Statistik yang dirilis pada Selasa (15/12/2020) menunjukkan, neraca perdagangan Indonesia pada November 2020 surplus senilai 2,61 miliar dollar AS. Surplus ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan surplus Oktober 2020 yang sebesar 3,6 miliar dollar AS. 

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hendriyo Widi
Bagikan
Memuat data..