logo Kompas.id
EkonomiInvestasi Belum Pulih, Pengajuan Insentif Pengurangan Pajak Masih Rendah

Investasi Belum Pulih, Pengajuan Insentif Pengurangan Pajak Masih Rendah

Peminat insentif pengurangan pajak pada masa pandemi Covid-19 belum maksimal.

Oleh KARINA ISNA IRAWAN
· 1 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Pengajuan insentif pengurangan pajak yang masih rendah juga dipengaruhi tren perlambatan pertumbuhan investasi. Kondisi ini sekaligus mengonfirmasi kondisi ekonomi yang kena dampak pandemi Covid-19 belum pulih.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sebanyak 26 perusahaan mengajukan insentif pengurangan pajak atau tax allowance pada 1 Januari-1 November 2020, dengan nilai rencana investasi Rp 28,3 triliun. Mereka bergerak di industri makanan dan minuman, kimia dasar, serta pembuatan logam dasar bukan besi.

Adapun realisasi investasi pada Januari-September 2020 mencapai Rp 611,6 triliun atau tumbuh 1,7 persen secara tahunan. Realisasi terdiri dari penanaman modal asing (PMA) Rp 301,7 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp 309,9 triliun.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: dewi indriastuti
Bagikan
Memuat data..