logo Kompas.id
EkonomiInvestasi Belum Pulih,...

Investasi Belum Pulih, Pengajuan Insentif Pengurangan Pajak Masih Rendah

Peminat insentif pengurangan pajak pada masa pandemi Covid-19 belum maksimal.

Oleh
KARINA ISNA IRAWAN
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/E7hBGSFEzjnRA1VDbz_9wQBMJ48=/1024x953/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F04%2F20200422-ANU-pajak-penghasilan-1-mumed_1587573285.jpg

JAKARTA, KOMPAS — Pengajuan insentif pengurangan pajak yang masih rendah juga dipengaruhi tren perlambatan pertumbuhan investasi. Kondisi ini sekaligus mengonfirmasi kondisi ekonomi yang kena dampak pandemi Covid-19 belum pulih.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sebanyak 26 perusahaan mengajukan insentif pengurangan pajak atau tax allowance pada 1 Januari-1 November 2020, dengan nilai rencana investasi Rp 28,3 triliun. Mereka bergerak di industri makanan dan minuman, kimia dasar, serta pembuatan logam dasar bukan besi.

Editor:
dewiindriastuti
Bagikan