logo Kompas.id
EkonomiDesakan Perppu untuk RUU Cipta Kerja Mencuat

Desakan Perppu untuk RUU Cipta Kerja Mencuat

Presiden bisa mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang terkait RUU Cipta Kerja.

Oleh Agnes Theodora
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Pengunjuk rasa menolak disetujuinya RUU Cipta Kerja untuk disahkan di sekitar Bundaran Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). Aksi gabungan mahasiswa, pelajar, dan buruh bersamaan dengan setahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin tersebut mendesak Presiden membatalkan RUU Cipta Kerja dan segera menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).

JAKARTA, KOMPAS — Langkah pemerintah membuka ruang aspirasi dan masukan publik dalam menyusun rancangan peraturan turunan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja dinilai terlambat. Presiden Joko Widodo diharapkan mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang untuk membatalkan RUU Cipta Kerja.

Penilaian itu datang dari sejumlah kelompok masyarakat yang akan mengalami dampak penerapan RUU Cipta Kerja. Penolakan terhadap substansi RUU yang bermasalah juga datang dari kelompok petani dan nelayan kecil.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: dewi indriastuti
Bagikan
Memuat data..