logo Kompas.id
EkonomiTeknologi dan Letak Geografis Pengaruhi Daya Tahan Rantai Pasok

Teknologi dan Letak Geografis Pengaruhi Daya Tahan Rantai Pasok

Dalam peralihan rantai pasok global, regional Asia memiliki potensi tinggi ditinjau dari faktor kedekatan geografis. Sebab, ekosistem manufaktur bisa menekan biaya logistik.

Oleh
M Paschalia Judith J
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/QQw6FygrUGWZl0sT2oPu6ytU680=/1024x649/https://kompas.id/wp-content/uploads/2018/07/20180726-Tajuk-dms-Logistik-Indonesia-Mumed-WEB.jpg

JAKARTA, KOMPAS — Pandemi Covid-19 menguji daya tahan rantai pasok industri. Agar berdaya tahan, pelaku mesti mempercepat peralihan pola industri, yakni memanfaatkan teknologi dan mendekatkan jarak produksi dengan permintaan atau konsumen.

Senior Partner McKinsey&Company Matteo Mancini memaparkan, berdasarkan data yang dihimpun, 93 persen pemimpin rantai pasok global hendak meningkatkan daya tahan. ”Pelaku usaha mesti memikirkan peralihan rantai pasok global yang berorientasi pada kedekatan antara permintaan dan produksi ketika menghadapi disrupsi,” katanya dalam Industrial Transformation Asia-Pacific 2020 (a Hannover Messe Event) yang diadakan secara virtual, Selasa (20/10/2020).

Editor:
dewiindriastuti
Bagikan