logo Kompas.id
EkonomiPergerakan Warga di Tujuh Desa di Sumenep Dibatasi

Pergerakan Warga di Tujuh Desa di Sumenep Dibatasi

Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menutup sementara pabrik rokok PT Tanjung Odi di Kecamatan Batuan dan membatasi pergerakan warga di tujuh desa yang berada di Kecamatan Saronggi.

Oleh IQBAL BASYARI
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Bahana Patria Gupta

Warga menjalani tes usap yang dilakukan Pemkot Surabaya di Jalan Dinoyo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/9/2020).

SURABAYA, KOMPAS — Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menutup sementara pabrik rokok PT Tanjung Odi di Kecamatan Batuan dan membatasi pergerakan warga di tujuh desa yang berada di Kecamatan Saronggi. Langkah itu dilakukan agar penularan melalui transmisi lokal bisa dihentikan.

Ferdiansyah Tetrajaya dari Humas Satuan Tugas Covid-19 Sumenep saat dihubungi dari Surabaya, Rabu (23/9/2020), mengatakan, tujuh desa dari 14 desa di Kecamatan Saronggi melakukan pembatasan pergerakan warga. Pembatasan dilakukan selama 14 hari sejak Senin (21/9/2020). ”Warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak tidak diperkenankan meninggalkan desanya,” katanya.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Memuat data..