logo Kompas.id
EkonomiDi Tengah Pandemi, Kinerja...

Di Tengah Pandemi, Kinerja Bank Syariah Relatif Stabil

Kinerja perbankan syariah pada paruh pertama 2020 tidak semuanya babak belur di tengah hantaman pandemi Covid-19. Tantangan selanjutnya bagi perbankan syariah adalah mempertahankan performa positif tersebut.

Oleh
Dimas Waraditya Nugraha
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/2tDmL-6l6RDoYou7gtRRV4X6Cxw=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2F7505029d-926e-42f4-866a-6e8757705c8e_jpg.jpg
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Ilustrasi. Untuk meminimalkan droplet, saat petugas melayani nasabah di Kantor Cabang Digital Bank Mandiri Syariah, Jalan MH Thamrin, Jakarta, selain mengenakan sarung tangan, pelindung wajah, dan masker, jarak antarmereka juga disekat menggunakan kaca, Rabu (3/6/2020). Selain menerapkan protokol kesehatan ketat saat melayani nasabah secara langsung, perbankan juga mulai mengedepankan layanan digital sebagai ujung tombak operasional untuk mengurangi pertemuan tatap muka langsung.

JAKARTA, KOMPAS — Kinerja perbankan syariah pada semester I-2020 relatif terjaga karena ditopang keberhasilan bank menghimpun dana pihak ketiga. Aset perbankan syariah tetap tumbuh stabil di tengah pandemi Covid-19, tetapi penyaluran pembiayaan tetap bergantung pada kondisi ekonomi dalam negeri.

Direktur Kepatuhan sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN) Syariah Arief Ismail mengatakan, pada semester I-2020 aset BTPN syariah sebesar Rp 15,27 triliun. Aset tersebut tumbuh sebesar 10 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Editor:
Hendriyo Widi
Bagikan