logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊPerbaikan Produktivitas Jadi...
Iklan

Perbaikan Produktivitas Jadi Penopang Kinerja RNI

Kinerja positif perseroan tak terlepas dari membaiknya produktivitas sejumlah kelompok usaha, salah satunya kelompok industri perkebunan, seperti CPO, gula, dan teh.

Oleh
M Paschalia Judith J
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/JcC5o6Q_UpRVPTxMdNo6HxIdS74=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F02%2F25b8b486-4fec-43aa-80e8-7efaf49a2608_jpg.jpg
KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI

Pekerja membangun tempat mesin giling di Pabrik Gula Tersana Baru di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (14/2/2020). Pabrik berkapasitas giling 3.000 ton tebu per hari itu merupakan satu-satunya pabrik gula milik PT Rajawali II, grup PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), yang masih beroperasi tahun ini. Pabrik Gula Sindanglaut di Cirebon tutup karena kekurangan bahan baku dan mesin tua.

JAKARTA, KOMPAS β€” Laba bersih yang diperoleh PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) melonjak hingga 124 persen pada Januari-Juni 2020. Lonjakan ini ditengarai disebabkan oleh peningkatan produktivitas sejumlah komoditas perkebunan.

Sepanjang semester-I 2020, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 42 miliar atau lebih tinggi 124 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama. Padahal, pada penutupan kinerja keuangan akhir tahun 2019, RNI mengalami rugi senilai Rp 64,8 miliar.

Editor:
Hendriyo Widi
Bagikan