logo Kompas.id
EkonomiKontroversi Naik Kelas

Kontroversi Naik Kelas

Momentum Covid-19 dapat dimanfaatkan untuk berbagai transformasi struktural dengan fokus memperkuat sektor produktif. Tak lupa, mengembalikan kedaulatan ekonomi kepada kekuatan ekonomi rakyat.

Oleh ENNY SRI HARTATI--Peneliti Senior Institute for Development of Economics and Finance
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Enny Sri Hartati

Indonesia patut bersyukur. Di tengah pandemi Covid-19, Bank Dunia menyematkan predikat kinerja perekonomian 2019 naik kelas, dari negara berpendapatan menengah bawah menjadi negara berpendapatan menengah atas.

Klasifikasi itu berdasarkan pendapatan nasional bruto atau PNB per kapita 2019 sebelum Covid-19, dalam dollar AS. Kategorinya, negara berpendapatan rendah jika memiliki PNB per kapita di bawah 1.035 dollar AS, menengah ke bawah 1.036-4.045 dollar AS, menengah atas 4.046-12.535 dollar AS, dan berpenghasilan tinggi di atas 12.536 dollar AS.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: dewi indriastuti
Bagikan
Memuat data..