logo Kompas.id
EkonomiSerat Sabut Kelapa Dikirim ke ...

Serat Sabut Kelapa Dikirim ke China, Ekspor Nontambang Sultra Potensial

Sulawesi Tenggara melepas ekspor perdana serabut kelapa ke China. Komoditas sisa perkebunan ini digunakan untuk pembuatan sofa hingga jok mewah. Komoditas ekspor non pertambangan di Sultra dinilai potensial.

Oleh
SAIFUL RIJAL YUNUS
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/4H2G2PmAHnQK_vRAWwisFq3qZHU=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2F4d356b54-523a-4cd0-a0a1-4ce0d538f963_jpg-1.jpg
KOMPAS/SAIFUL RIJAL YUNUS

Pemprov Sulawesi Tenggara melepas ekspor perdana serabut kelapa ke Weifang, China, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (7/7/2020). Potensi besar di wilayah ini begitu besar, tetapi terus terkikis ekspansi pertambangan.

KENDARI, KOMPAS — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melepas ekspor perdana serat sabut kelapa ke China. Komoditas sisa perkebunan ini digunakan untuk pembuatan sofa hingga jok mobil mewah. Meski demikian, perbaikan fasilitas dan kemudahan dibutuhkan untuk meningkatkan komoditas ekspor di luar pertambangan yang dinilai potensial.

Sebanyak satu kontainer serat sabut kelapa dikirim melalui Pelabuhan Kendari New Port, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menuju Weifang, China. Ekspor komoditas ini menambah beberapa komoditas ekspor di luar sektor pertambangan.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan