logo Kompas.id
EkonomiAsa Bisnis Rempah Nusantara

Asa Bisnis Rempah Nusantara

Pandemi membawa asa peningkatan ekspor rempah-rempah Nusantara. Namun, masih banyak hambatan yang perlu diselesaikan, terutama terkait nilai tambah dan standardisasi.

Oleh Agnes Theodora/M paschalia judith j
· 1 menit baca
Memuat data...

Pedagang rempah-rempah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, melayani pelanggan, Senin (29/6/2020). Beberapa jenis rempah-rempah menjadi buruan konsumen selama pandemi Covid-19 karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

JAKARTA, KOMPAS — Peluang meningkatnya ekspor rempah-rempah di tengah pandemi Covid-19 harus diiringi langkah konkret peningkatan daya saing, baik dari segi harga maupun mutu. Penjualan rempah dalam bentuk mentah serta buruknya penanganan produksi dari hulu ke hilir bisa menghalangi produk rempah Indonesia untuk kembali berjaya di pasar global.

Di tengah pandemi Covid-19, pasar ekspor rempah diprediksi prospektif. Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, pada Januari-April 2020, saat tren perdagangan dunia menurun akibat Covid-19, nilai ekspor rempah Indonesia senilai 218,69 juta dollar AS atau tumbuh 19,28 persen dibandingkan periode sama 2019.

Editor: Hendriyo Widi
Bagikan
Memuat data..