logo Kompas.id
EkonomiPertamina Penuhi Pasokan Gas...

Pertamina Penuhi Pasokan Gas ke Industri Pupuk dan Baja

Kebijakan penurunan harga gas bumi untuk sektor industri tertentu mulai dilaksanakan. Sejumlah kontrak jual beli gas bumi diperbarui. Kebijakan ini untuk mendorong sektor industri agar lebih produktif.

Oleh
ARIS PRASETYO
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/9XgGqUT47LwzBDgVYAdJDuIsQAM=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F02%2Fbe4cb8a3-887d-4e1d-9eb4-357537399b49_jpg.jpg
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Petugas Perusahaan Gas Negara mendeteksi kebocoran jaringan gas dengan menggunakan alat Laser Methane Mini di Perumahan Buddha Tzu Chi, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (12/2/2020). Tahun ini, pemerintah melalui Perusahaan Gas Negara akan membangun 266.000 jaringan gas rumah tangga di 49 kabupaten/kota. Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan 10 juta sambungan gas rumah tangga terpasang dalam 5-10 tahun mendatang.

JAKARTA, KOMPAS — PT Pertamina (Persero) memenuhi pasokan gas untuk kebutuhan industri pupuk dan baja di dalam negeri. Dua anak usaha Pertamina, yakni PT Pertamina EP dan PT Pertamina Hulu Energi, menjual gas bumi sebanyak 318,65 miliar british thermal unit per hari atau BBTUD untuk kedua jenis sektor industri tersebut. Harga gas mengikuti keputusan pemerintah.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, sebanyak 183,2 BBTUD dijual ke industri pupuk, 10 BBTUD ke industri baja, dan 125,45 BBTUD ke sektor industri lainnya. Dari jumlah tersebut, Pertamina EP memasok 277,55 BBTUD, sedangkan Pertamina Hulu Energi memasok 41,1 BBTUD.

Editor:
dewiindriastuti
Bagikan