logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊGasifikasi Grup Bakrie Kurangi...
Iklan

Gasifikasi Grup Bakrie Kurangi Impor Metanol 250 Juta Dollar AS Per Tahun

Grup Bakrie mulai melirik proyek gasifikasi batubara. Mereka menggandeng Air Products, perusahaan asal Amerika Serikat, dalam proyek ini. Proyek ini kian mendorong hilirisasi batubara di dalam negeri.

Oleh
ARIS PRASETYO
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/zqh_Y2l0oVNgO_ZBUCtkZtZDAYo=/1024x626/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F05%2F20100524agsHa_1589290502.jpg
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Truk berat mengangkut batubara di Blok Tutupan yang ditambang PT Adaro Indonesia di perbatasan Kabupaten Tabalong dan Balangan, Kalimantan Selatan, Rabu (19/5/2010).

JAKARTA, KOMPAS β€” Proyek gasifikasi batubara yang sedang dikembangkan Grup Bakrie bersama Air Products bisa mengurangi impor metanol senilai 250 juta dollar AS per tahun. Kedua pihak bersepakat mengerjakan proyek gasifikasi batubara menjadi metanol dengan kemampuan produksi 2 juta ton per tahun. Proyek yang dijadwalkan beroperasi pada 2024 ini dengan menyerap 5.000 tenaga kerja baru.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan pada pekan lalu secara virtual yang melibatkan Air Products, PT Bakrie Capital Indonesia (BCI), dan PT Ithaca Resources. Dalam kesepakatan tersebut, lokasi yang dipilih untuk pembangunan proyek gasifikasi ada di Batuta Industrial Chemical Park di Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Nilai proyek tersebut 2 miliar dollar AS atau setara Rp 29,6 triliun.

Editor:
Hendriyo Widi
Bagikan