logo Kompas.id
EkonomiHarga Minyak Jatuh, Pertamina Mengaku Tak Dapat Untung

Harga Minyak Jatuh, Pertamina Mengaku Tak Dapat Untung

Harga minyak mentah turun, tetapi penjualan BBM Pertamina merosot tajam. Selain itu, kurs rupiah terhadap dollar AS melemah. Pertamina mengaku tak mendapat untung dalam situasi ini.

Oleh ARIS PRASETYO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Pengojek daring antre membeli bahan bakar minyak di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS — PT Pertamina (Persero) mengaku tidak mendapat manfaat dari kejatuhan harga minyak mentah dunia. Selain kegiatan hulu minyak dan gas bumi lesu, penjualan bahan bakar minyak Pertamina juga merosot tajam selama pandemi Covid-19 di Indonesia. Tak ada tanda-tanda harga BBM nonsubsidi bakal diturunkan.

Dalam konferensi pers secara daring pada Jumat (30/4/2020) sore, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, perusahaan terpukul tiga kali selama pandemi Covid-19. Pukulan itu adalah harga minyak mentah dunia yang merosot, penjualan BBM di dalam negeri yang merosot tajam, dan pelemahan rupiah terhadap dollar AS.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Mukhamad Kurniawan
Bagikan
Memuat data..