logo Kompas.id
EkonomiHarga BBM Nonsubsidi Seharusnya Lebih Murah

Harga BBM Nonsubsidi Seharusnya Lebih Murah

Momentum jatuhnya harga minyak dunia saat ini sebaiknya dijadikan landasan menata ulang harga BBM di Indonesia. Oleh karena itu, perlu ada transparansi tentang faktor pembentuk harga BBM agar publik lebih paham.

Oleh aris prasetyo
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Pengojek daring antre mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS — Jatuhnya harga minyak mentah dunia merupakan momentum tepat untuk merestrukturisasi harga bahan bakar minyak di Indonesia. Harga bahan bakar minyak nonsubsidi seharusnya bisa lebih murah.

Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin, Rabu (29/4/2020), berpendapat, harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis pertamax di Indonesia seharusnya bisa lebih murah. Faktor utama kenapa harganya bisa lebih murah adalah jatuhnya harga minyak mentah dunia.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hendriyo Widi
Bagikan
Memuat data..