logo Kompas.id
EkonomiPengendalian Gawai Ilegal Dorong Pertumbuhan Ponsel Pintar

Pengendalian Gawai Ilegal Dorong Pertumbuhan Ponsel Pintar

Pengendalian gawai ilegal, selain perluasan jaringan infrastruktur telekomunikasi seluler, dinilai mendorong pertumbuhan pasar ponsel pintar tahun depan.

· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Pedagang menawarkan telepon seluler bekas di salah satu gerai di pusat perbelanjaan ITC Roxy, Jakarta Barat, Selasa (26/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS - Pengiriman ponsel pintar, menurut proyeksi International Data Corporation Indonesia, diperkirakan tumbuh tujuh persen pada tahun 2020. Pelaksanaan pengendalian gawai ilegal melalui identifikasi International Mobile Equipment Identity atau IMEI mulai 18 April 2020 diperkirakan menjadi salah satu pemicu kenaikan pengiriman tersebut.

Analis Pasar International Data Corporation (IDC) Indonesia, Risky Febrian, yang dihubungi Minggu (29/12/2019), di Jakarta, mengatakan, pertumbuhan pengiriman itu terutama berasal dari merek ponsel pintar yang selama ini banyak diedarkan dan dijual secara ilegal.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Mukhamad Kurniawan
Bagikan
Memuat data..