logo Kompas.id
EkonomiKereta Api Trans Sulawesi Lanjut Pembebasan Lahan

Kereta Api Trans Sulawesi Lanjut Pembebasan Lahan

Pemerintah memastikan melanjutkan proyek Kereta Api Trans Sulawesi dengan dimulainya pembebasan lahan tahap dua. Wilayah yang dibebaskan meliputi area di Kabupaten Pangkep dan sebagian Barru.

Oleh
RENY SRI AYU ARMAN
· 1 menit baca

MAKASSAR, KOMPAS - Pemerintah memastikan melanjutkan proyek Kereta Api Trans Sulawesi dengan dimulainya pembebasan lahan tahap dua. Wilayah yang dibebaskan meliputi area di Kabupaten Pangkep dan sebagian Barru. Jika pembebasan lahan ini rampung, maka tahun depan rel akan tersambung antara Tonasa, Pangkep ke Pelabuban Garongkong, Barru sepanjang 80 kilometer.

Kepastian pembebasan lahan Ini dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Makassar, Kamis (26/9/2019). Di Makassar, Menhub memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pembebesan Tanah Jalur KA Makassar-Parepare. Rapat  digelar di Gedung Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan diikuti Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Dirjen Perkeretaapian Zulfikri. Turut hadir Kajati Sulsel Firdaus Dewilmar dan Kepala Badan Pertanahan Sulsel Dadang Suhendi.

“Saya berterima kasih pada gubernur dan seluruh pihak terkait yang membantu proses pembebasan tanah ini. Proyek KA ini adakah proyek strategis nasional dan ini pertama kali di luar Jawa dan Sumatera. Nantinya KA Trans Sulawesi juga berbeda karena perpaduan kereta barang dan penumpang. Ini punya prospek bagus dari sisi ekonomi,” kata Menhub.

Editor:
agnespandia
Bagikan