logo Kompas.id
EkonomiPengusaha Tunggu Penurunan...

Pengusaha Tunggu Penurunan Suku Bunga Kredit Bank

Pendanaan dari perbankan masih menjadi sumber pembiayaan penting bagi pelaku usaha di sektor riil. Pelaku usaha berharap suku bunga pinjaman segera turun karena akan meningkatkan daya saing produk industri.

Oleh
C ANTO SAPTOWALYONO
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/PNhdy6vreWx9M4_-k5alGycUgDw=/1024x706/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F09%2F3342e890-0e69-4f31-b08c-f597d9336d6e_jpg.jpg
KOMPAS/ALIF ICHWAN

Petugas pelayanan nasabah menjelaskan penghitungan suku bunga deposito kepada nasabah di kantor cabang Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (22/8/2019). Mengutip data Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per 21 Agustus 2019, bunga rata rata deposito sejumlah bank masih tercatat lebih tinggi daripada suku bunga acuan terbaru BI 5,5 persen. Seperti bunga deposito PIPU Bank Mandiri tertera 6,51 persen untuk rata rata antara special rate dan counter rate tenor tiga bulan di bank tersebut. 

JAKARTA, KOMPAS — Pendanaan dari perbankan masih menjadi sumber pembiayaan penting bagi pelaku usaha di sektor riil. Pelaku usaha berharap suku bunga pinjaman segera turun karena akan meningkatkan daya saing produk industri.

”Penurunan suku bunga pinjaman berpotensi membuat harga jual produk lebih kompetitif karena dapat menurunkan biaya di berbagai tahapan produksi,” kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono ketika dihubungi di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Editor:
Bagikan