logo Kompas.id
EkonomiIndustri Pengolah Tembaga Optimistis Hadapi Era 4.0

Industri Pengolah Tembaga Optimistis Hadapi Era 4.0

Persaingan di sektor industri peleburan dan pemurnian tembaga diperkirakan akan ketat menyusul lahirnya pemain-pemain baru di sektor tersebut. Namun PT Smelting optimistis menghadapi persaingan tersebut.

Oleh ERIKA KURNIA
· 1 menit baca
Memuat data...
ERIKA KURNIA

Petugas pabrik mengecek sel elektrolisis anoda tembaga di lokasi pemurnian tembaga PT Smelting, Gresik, Jawa Timur, Kamis (20/6/2019).

GRESIK, KOMPAS — Persaingan di sektor industri peleburan dan pemurnian tembaga diperkirakan ketat menyusul lahirnya pemain-pemain baru di sektor tersebut. Namun, PT Smelting, sebagai satu-satunya pemain di sektor itu hingga kini, optimistis menghadapi persaingan tersebut. Salah satunya karena katoda tembaga masih menjadi kebutuhan di era industri 4.0.

PT Smelting setiap tahun mampu memproduksi sekitar 300 ribu ton katoda tembaga dengan tingkat kemurnian 99,9 persen. Produk utama perusahaan tersebut dijual untuk diolah menjadi kabel, kawat, dan bahan untuk perangkat elektronik dan otomotif.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Antonius Ponco Anggoro
Memuat data..