logo Kompas.id
β€Ί
Pendidikan & Kebudayaanβ€ΊBangun Kesadaran Kolektif...

Bangun Kesadaran Kolektif Sekolah dan Orangtua untuk Cegah Kasus Hepatitis pada Anak

Masalah kesehatan pada anak akibat pandemi Covid-19 dan kini hepatitis akut perlu jadi kesadaran kolektif pihak sekolah dan orangtua. Perlu petunjuk bagi sekolah untuk meningkatkan perhatian pada masalah ini.

Oleh
ESTER LINCE NAPITUPULU
Β· 1 menit baca
Hingga Sabtu (7/5/2022), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut penyebab pasti kasus hepatitis akut yang menginfeksi anak-anak masih belum diketahui.
KOMPAS

Hingga Sabtu (7/5/2022), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut penyebab pasti kasus hepatitis akut yang menginfeksi anak-anak masih belum diketahui.

JAKARTA, KOMPAS – Pencegahan kasus hepatitis misterius pada anak hendaknya menjadi perhatian dan kesadaran kolektif, khususnya bagi guru, siswa, dan orangtua. Pemerintah pusat dan daerah diminta untuk meningkatkan pengawasan dan mengevaluasi ketaatan protokol kesehatan di sekolah, termasuk pelaksanaan prinsip adaptasi kebiasaan baru.

Kepala Bidang Advokasi Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Iman Zanatul Haeri, di Jakarta, Rabu (11/5/2022), mengatakan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Agama, dan pemerintah daerah perlu mengeluarkan surat edaran kepada sekolah, guru, siswa, orangtua, dan warga sekolah lainnya untuk tetap waspada terhadap pandemi Covid-19 ataupun hepatitis akut pada anak.

Editor:
ICHWAN SUSANTO
Bagikan