logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanGenerasi Muda Jadi Penerjemah Kearifan Lokal

Generasi Muda Jadi Penerjemah Kearifan Lokal

Anak muda berusia 18-25 tahun dikumpulkan dalam ajang Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2021. Di KBKM, mereka dapat berinovasi dengan mengombinasikan kebudayaan dengan teknologi.

Oleh
SEKAR GANDHAWANGI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SEKAR GANDHAWANGI

Peserta Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2021 menjelaskan pembangkit listrik tenaga surya dan angin yang ia buat bersama timnya di Jakarta, Jumat (3/12/2021). KBKM diinisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk anak muda. Mereka didorong berinovasi dengan menggabungkan teknologi dan kebudayaan.

JAKARTA, KOMPAS — Generasi muda mampu menerjemahkan kearifan lokal masyarakat menjadi pengetahuan baru yang ilmiah. Pengetahuan itu diharapkan bisa menjawab isu-isu masa kini, seperti energi terbarukan, kesehatan, dan kebudayaan.

Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Judi Wahjudin, Jumat (3/12/2021), mengatakan, sebagian anak muda memiliki minat terhadap kebudayaan. Namun, belum ada cukup wadah untuk menyalurkan minat tersebut. Padahal, minat menjadi modal pengembangan kebudayaan.

Editor:
Aloysius Budi Kurniawan
Bagikan