logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanAtasi Ketimpangan Tes dan Vaksin di Masyarakat Adat

Atasi Ketimpangan Tes dan Vaksin di Masyarakat Adat

Kasus Covid-19 semakin banyak di laporkan di lingkungan masyarakat adat. Namun vaksinasi maupun pemeriksaan dan pelacakan kasus pada masyarakat adat masih sangat terbatas.

Oleh AHMAD ARIF
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ISMAIL ZAKARIA

Para pehobi lari di Lombok yang tergabung dalam komunitas Runjani, menggelar kampanye di sejumlah titik di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (24/7/2021) pagi. Kampanye itu untuk mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi dan bersama-sama berdoa agar Indonesia segera “pulih” dari pandemi Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS—Pandemi Covid-19 meluas di pedalaman di luar Jawa dan Bali. Untuk itu, pemerintah diminta meningkatkan kapasitas tes, lacak, dan vaksinasi di daerah, termasuk di lingkungan masyarakat adat.

Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Rukka Sombolinggi, saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (11/8/2021), mengatakan wabah Covid-19 semakin banyak di laporkan di lingkungan masyarakat adat. Namun vaksinasi untuk masyarakat adat masih sangat terbatas.

Editor: Evy Rachmawati
Bagikan
Memuat data..