logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanMelepaskan Belenggu...
Iklan

Melepaskan Belenggu Pembelajaran yang Sekadar Menuntaskan Materi Ajar

Pembelajaran di kelas bukan soal menyelesaikan buku teks atau menyampaikan materi sesuai buku teks. Orientasinya pada pengembangan kompetensi dan karakter siswa, bukan penyampaian materi.

Oleh
Ester Lince Napitupulu
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/zUidbBBv-nR_Tcp6C0KVTkXsQ3c=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F02%2FIMG-20210209-WA0000_1612859137.jpg
DOKUMENTASI AHA PROJECT

Anak-anak SD di berbagai daerah di Indonesia mendapatkan dukungan lembar belajar dan alat belajar dari Aha Project yang digagas anak muda, Ara Kusuma. Lembar belajar Aha Projet dapat diakses gratis untuk membuat anak-anak tetap dapat belajar dengan menyenangkan di rumah.

Perubahan pola pikir pendidik dalam praktik pembelajaran di kelas menjadi masalah besar untuk memperbaiki mutu pendidikan nasional. Tawaran transformasi pendidikan lewat kebijakan Merdeka Belajar pun digulirkan untuk membenahi keluhan pada layanan pendidikan yang belum memerdekakan siswa dan guru.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berjanji  merombak praktik-praktik pembelajaran yang masih membelenggu para guru. Salah satunya lewat program Asesmen Nasional (AN) yang dijanjikan bukan sekadar untuk pemetaan atau pengambilan data, melainkan melangkah lebih jauh untuk memberikan umpan balik ke tiap sekolah dan dinas pendidikan di semua daerah tentang kondisi kualitas layanan pendidikan. Lalu, ada program guru penggerak untuk aksi nyata hadirnya guru-guru dengan pola pikir baru yang kreatif dalam pembelajaran, sekolah penggerak, hingga organisasi penggerak.

Editor:
Aloysius Budi Kurniawan
Bagikan