logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanMahasiswa Kembali Diterjunkan Jadi Relawan Mengajar di Masa Pandemi Covid-19

Mahasiswa Kembali Diterjunkan Jadi Relawan Mengajar di Masa Pandemi Covid-19

Sebanyak 22.000 mahasiswa kembali diperbantukan untuk mengajar anak-anak di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Ini akan bermanfaat bagi sekolah, siswa, serta mahasiswa itu sendiri.

Oleh ESTER LINCE NAPITUPULU
· 1 menit baca
Memuat data...
DOKUMENTASI PRIBADI OLYVINA EKA MARINI N

Olyvina Eka Marini Nufus (19), mahasiswa Program Studi Teknologi Produksi dan Manajamen Perikanan Sekolah Vokasi IPB University, menjadi sukarelawan program Mengajar dari Rumah. Ia membantu mengajar siswa TK sampai SMP yang ada di sekitar rumahnya.

JAKARTA, KOMPAS — Mahasiswa kembali diterjunkan untuk membantu peningkatan pembelajaran  bagi siswa SD dan SMP di  berbagai daerah pada masa pandemi Covid-19. Sebanyak 22.000 mahasiswa yang terpilih di program Kampus Mengajar Angkatan Kedua yang merupakan bagian dari program Kampus Merdeka di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mulai membantu pembelajaran, Senin (2/8/2021).

Dalam acara puncak pembekalan Kampus Mengajar Angkatan 2 secara daring, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menjelaskan tujuan program Kampus Mengajar untuk membantu pembelajaran bagi siswa, khususnya di daerah tertinggal, agar tidak terjadi learning loss (kehilangan pengalaman belajar). Pada masa pandemi ini, banyak tantangan yang dihadapi, terutama di daerah-daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T) yang sebagian besar dari mereka mengalami kesulitan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Editor: Ichwan Susanto
Bagikan
Memuat data..