logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanKemandirian Pesantren untuk Pemberdayaan Masyarakat

Kemandirian Pesantren untuk Pemberdayaan Masyarakat

Pesantren sudah teruji sebagai pusat pendidikan dan memiliki sumber daya manusia berlimpah untuk mendukung terciptanya SDM unggul.

Oleh ESTER LINCE NAPITUPULU
· 1 menit baca
Memuat data...
ARSIP MUSLIM FASHION FESTIVAL 2021

Desainer Ashfa Khoirun Nisa yang memproduksi busananya dari lingkungan pondok pesantren.

JAKARTA, KOMPAS — Kemandirian pesantren Indonesia diwujudkan dalam beberapa tahun ke depan untuk memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya peta jalan pesantren yang telah disiapkan Kementerian Agama, pada 2021-2024 terwujud kemandirian pesantren secara berkelanjutan.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam acara peluncuran ”Peta Jalan Kemandirian Pesantren” di Jakarta, Selasa (4/5/2021), mengatakan ada tiga alasan kemandirian pesantren harus dilakukan. Pesantren sudah teruji sebagai pusat pendidikan dan memiliki sumber daya manusia (SDM) berlimpah untuk mendukung terciptanya SDM unggul. Pesantren dan masyarakat sekitar mempunyai sumber daya ekonomi untuk bisa mewujudkan ekonomi berkelanjutan. Selain itu, pesantren memiliki jejaring terhubung ke seluruh Nusantara.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Ichwan Susanto
Bagikan
Memuat data..