logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanMenata Kelola Guru

Menata Kelola Guru

Masalah guru honorer dan distribusi guru yang tidak merata menunjukkan guru belum tertata dan terkelola dengan baik. Perekrutan guru PPPK diharapkan menjadi momentum untuk menata dan mengelola guru dengan lebih baik.

Oleh Yovita Arika
· 1 menit baca
Memuat data...
DOK RICKY FERNANDO HUTAPEA

Siswa SD Negeri di Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, saat hari pertama masuk sekolah, Senin (15/7/2019). Banyak sekolah kekurangan guru setelah keluarnya surat keputusan Bupati Simalungun yang menghentikan guru yang belum berpendidikan S-1.

Pemerintah merekrut satu juta guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mulai 2021 untuk mengatasi kekurangan guru aparatur sipil negara (ASN) di sekolah negeri. Langkah ini sekaligus juga untuk  menyelesaikan masalah guru honorer yang selama ini menjadi tumpuan dalam mengatasi kekurangan guru.

Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menunjukkan, hingga tahun 2020 kekurangan guru ASN di sekolah negeri mencapai 1.020.921. Dengan memperhitungkan jumlah guru yang pensiun saja, hingga 2024 kekurangan guru ASN di sekolah negeri akan bertambah 291.838.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aloysius Budi Kurniawan
Bagikan
Memuat data..