logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanDoktor Didorong Aktif Kembangkan Riset Inovasi Kolaboratif

Doktor Didorong Aktif Kembangkan Riset Inovasi Kolaboratif

Pemerintah berupaya mencari cara agar kuantitas dan kualitas doktor di Indonesia naik secara bersamaan.

Oleh Mediana
· 1 menit baca
Memuat data...
HUMAS PEMKOT SURABAYA

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Laboratorium Kesehatan Daerah Surabaya di Jalan Gayungsari 124, Surabaya, Selasa (15/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS - Krisis doktor masih menjadi isu. Pemerintah berupaya memperbaiki baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.

Menurut data Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti), pada tahun 2017, jumlah doktor di seluruh Indonesia berjumlah 31.000 orang. Jika dibuat menjadi perbandingan doktor per satu juta penduduk,  maka setiap satu juta penduduk memiliki 143 doktor.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aloysius Budi Kurniawan
Memuat data..