logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanPerempuan di Pusaran Konflik Rentan Jadi Korban Kekerasan

Perempuan di Pusaran Konflik Rentan Jadi Korban Kekerasan

Konflik yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia tidak jauh dari kehidupan perempuan. Bahkan, perempuan sering menjadi pihak yang dikorbankan. Perlu ada perhatian khusus pemerintah untuk melindungi para perempuan.

Oleh Sonya Hellen Sinombor
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA.

Perempuan dan anak-anak korban penggusuran paksa dari hutan adat Pubabu di Timor Tengah Selatan, Senin (24/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS — Perempuan sering berada dalam pusaran konflik dan menjadi bagian dari kelompok rentan ketika terjadi konflik sosial ataupun pasca- konflik. Oleh karena itu, kepentingan perempuan harus menjadi prioritas pada masa mitigasi konflik. Jangan sampai perempuan kembali terjebak dalam berbagai bentuk dan modus kejahatan, atau menjadi korban kekerasan setelah konflik berlalu.

”Jika dalam penanganan konflik dan pascakonflik tidak didasari dengan memperhatikan kelompok rentan, terutama perempuan, hal ini akan menimbulkan permasalahan-permasalahan lainnya,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati saat menjadi pembicara kunci secara daring pada Konferensi Internasional ”Building Grounded & Sustainable Peace: Women’s Experience in Post Conflict Situations and the Realm of Radicalism”, Kamis (26/11/2020).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aloysius Budi Kurniawan
Memuat data..