Pendidikan & KebudayaanWalakin dan Lain-lain

Walakin dan Lain-lain

Kata ”baru” yang diperkenalkan atau kata lama yang belum diakrabi publik secara luas bisa diterima, bisa pula ditolak, terpulang kepada mayoritas pengguna bahasa Indonesia.

Oleh L Wilardjo
· 1 menit baca

Akhir-akhir ini kata walakin sering muncul di Kompas. Pernah ada teman yang bertanya kepada saya, walakin itu apa artinya. Jawab saya: ”kendati demikian” atau ”walaupun begitu”. Jawaban itu saya kira-kirakan saja berdasarkan konteks penggunaan kata tersebut dalam kalimat pada  berita di Kompas. Namun, kemudian saya merasa penasaran, ingin tahu apakah jawaban kira-kira saya itu jitu atau sipi. Maka, saya pun membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurut KBBI, walakin itu ’(walaupun begitu) tetapi; akan tetapi’. Jadi, aji pengawuran saya tidak meleset.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Berita utama
Akses tak terbatas ke seluruh rubrik (termasuk ePaper)
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Berita utama
Akses tak terbatas ke seluruh rubrik (termasuk ePaper)
Tanpa diskon
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Berita utama
Akses tak terbatas ke seluruh rubrik (termasuk ePaper)
Edisi cetak harian kompas dikirim ke alamat anda
Editor: Aloysius Budi Kurniawan
Memuat data..