logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanNasib Guru Honorer, Mereka...
Iklan

Nasib Guru Honorer, Mereka Bertahan meski Diupah Murah

Bertahun-tahun, guru honorer dibayar murah. Gaji yang mereka terima bahkan lebih rendah daripada upah minimum buruh pabrik. Kendati begitu, mereka tetap bekerja demi mencerdaskan anak bangsa.

Oleh
VINA OKTAVIA
· 3 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/xI5ffZlZkBR80ZvR8CcZmiwV4vI=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2F20200710_115626_1594472707.jpg
KOMPAS/VINA OKTAVIA

Siswa berkonsultasi kepada guru secara langsung dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 di SMK Penerbangan Raden Intan, Bandar Lampung, Lampung, Jumat (10/7/2020).

Mengajar di dua sekolah membuat Mely Isna Puspita (34) kerap merasa kesulitan membagi waktu. Tak jarang, dia kerap tak punya waktu libur karena masih harus menjadi guru privat untuk menambah penghasilan.

”Senin sampai Minggu masih mengajar. Pintar-pintar cari waktu luang saja untuk bersama keluarga,” ucap Mely, ibu satu anak yang sejak empat tahun lalu menjadi tulang punggung keluarga tersebut.

Editor:
Aloysius Budi Kurniawan
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000