logo Kompas.id
โ€บ
Pendidikan & Kebudayaanโ€บPerempuan Pekerja Migran Lebih...
Iklan

Perempuan Pekerja Migran Lebih Aktif Bermedia Sosial

Perempuan pekerja migran asal Indonesia di Malaysia lebih aktif bermedia sosial, tidak hanya melalui Facebook, tetapi juga Instagram, Whatsapp, atau media sosial lain. Mereka lebih aktif berkomunikasi dengan keluarga.

Oleh
Tri Agung Kristanto
ยท 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/LjZBqOpLv4sJjOgcUhuMyXqnpzQ=/1024x606/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F02%2Fkompas_tark_10864778_50_0.jpeg
Kompas

Pekerja migran Indonesia ilegal tiba di Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (23/12/2014) malam. Sebanyak 495 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal itu dipulangkan Pemerintah Indonesia dari Malaysia. Pemulangan itu disaksikan oleh Menteri Tenaga Kerja (saat itu) Hanif Dhakiri, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, serta Ketua BNP2TKI (saat itu) Nusron Wahid.

JAKARTA, KOMPAS โ€” Perempuan pekerja migran asal  Indonesia, khususnya yang bekerja di Malaysia dan Hong Kong lebih komunikatif dibandingkan laki-laki pekerja migran. Selain itu, perempuan pekerja migran juga lebih kompleks pola komunikasinya. Jika laki-laki pekerja migran lebih banyak berkomunikasi mengenai kabar keluarga, perempuan pekerja migran, selain mengomunikasikan kabar keluarga, juga membahas keuangan dan masa depan kehidupannya.

Perempuan pekerja migran juga lebih aktif bermedia sosial, tidak hanya melalui Facebook, tetapi juga Instagram, Whatsapp, atau media sosial lain. Namun, saat berkomunikasi dengan keluarga di daerah asalnya, pekerja migran mayoritas masih menggunakan sambungan telepon.

Editor:
triagung
Bagikan