logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanAnak-anak Miskin Sudah Kehilangan Belajar Hampir Empat Bulan

Anak-anak Miskin Sudah Kehilangan Belajar Hampir Empat Bulan

Laporan terbaru menunjukkan, pembelajaran jarak jauh berdampak pada kehilangan belajar. Namun, siswa yang terkendala akses pembelajaran jarak jauh lebih lama kehilangan belajar daripada mereka yang tidak terkendala.

Oleh Yovita Arika
· 0 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Pelajar memanfaatkan akses internet gratis Jak Wi-Fi dari Pemprov DKI Jakarta untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Balai Warga RT 005 RW 002 Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2020). Protokol kesehatan Covid-19 dijalankan dalam ruangan yang terbuka ini dengan tetap memakai masker, cuci tangan dan dipindai suhu tubuhnya. Bilik pembatas dari plastik transparan juga disediakan untuk tetap menjaga jarak.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aloysius Budi Kurniawan
Memuat data..