logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanPandemi Covid-19 Picu...

Pandemi Covid-19 Picu Pesantren Semakin Inovatif

Mengaji di ruang virtual dapat memperkaya pengalaman para santri di tengah pandemi Covid-19. Jejaring mereka akan semakin luas.

Oleh
Mediana
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/EL7PqBKAm-M8iuDNsCymrOi93Qk=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F10%2F43058e12-0042-472a-80ce-cc57b003844c_jpg.jpg
KOMPAS/WILIBRORDUS MEGANDIKA WICAKSONO

Para santri menyambut kehadiran Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin di Pondok Pesantren Al-Ittihaad Pasir Kidul, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (7/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS — Kegiatan mengaji menggunakan media dalam jaringan bukan lagi menjadi  fenomena sementara akibat pandemi Covid-19. Tujuh bulan masa pembatasan sosial adalah waktu yang cukup untuk mulai membentuk kebiasaan baru.

Ulil Abshar Abdalla, pengampu Ngaji Ihya Ulumuddin, menyampaikan pandangan tersebut saat menghadiri Muktamar Pemikiran Santri Nusantara Ke-3 yang berlangsung secara daring, Selasa (13/10/2020). Sejumlah warga dan santri kini mulai terbiasa mengikuti pengajian di ruang virtual. Dia memperkirakan, kebiasaan seperti itu akan tetap dilakukan meski pandemi sudah usai suatu saat nanti. Orang kembali mengaji luring, tetapi tidak meninggalkan kegiatan memakai media daring.

Editor:
Aloysius Budi Kurniawan
Bagikan