logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanHari Batik Nasional, Saatnya...
Iklan

Hari Batik Nasional, Saatnya Membeli Batik dari Perajin dan UMKM

Peringatan Hari Batik Nasional 2020 berisikan pesan agar tidak melupakan nasib perajin dan pengusaha batik berskala mikro, kecil, dan menengah. Kelompok ini dianggap paling terdampak selama pandemi Covid-19.

Oleh
Mediana
· 5 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Dyr3kLrHKLV29c7HJE1EDRci0hM=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F10%2Fd86c9ec4-a622-4ab0-95d0-30c00c66c5d4_jpg.jpg
KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI

Perajin Batik Story Kriyan membuat batik dengan pewarna alam di RW 17 Kriyan, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (2/10/2020). Dalam dua tahun terakhir, para perajin turut dalam program Korea Arts and Culture Education Service tersebut. Sekitar 12 perajinnya merupakan ibu rumah tangga hingga anak putus sekolah. Produk mereka tidak hanya dipesan oleh pemerintah daerah, tetapi juga kementerian/lembaga, hingga luar negeri.

JAKARTA, KOMPAS -Ajakan untuk bersolidaritas membeli batik muncul saat perayaan Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober 2020 kemarin. Momen tersebut menjadi saat yang tepat untuk mendukung para perajin dan pengusaha batik berskala mikro, kecil, dan menengah agar tetap bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Melalui unggahan di akun Instagram, desainer Didiet Maulana menuliskan, "Hari Batik sedianya tidak hanya dirayakan dengan pesta postingan memakai batik atau pesta hashtag cinta batik, tetapi sangat indah apabila kita bisa mensupport membeli karya para pembatik. Bisa lihat postingan saya di mana para juragan batik ikut berkomentar. Thanks Guys!"

Editor:
Bagikan