logo Kompas.id
HumanioraDikbudJangan ”Ngeyel” Nikah di Umur 15 Tahun

Perkawinan Anak

Jangan ”Ngeyel” Nikah di Umur 15 Tahun

Menikah di usia dini mengandung banyak risiko, mulai dari ancaman kesehatan fisik hingga psikis. Sayangnya, dampak negatif menikah terlampau muda tidak banyak dimengerti generasi muda dan orangtua.

Oleh SONYA HELLEN SINOMBOR
· 0 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SONYA HELLEN SINOMBOR

Perkawinan anak berdampak besar bagi perempuan, seperti yang dialami Hasnawati (40), warga Desa Kalumammang, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang menikah selepas sekolah dasar. Karena tidak bersekolah, dia menjadi petani demi membantu ekonomi keluarga. Bahkan, setiap hari dia keluar masuk hutan berjalan kaki satu jam mencari kayu bakar dan rumput untuk makanan ternak, seperti dalam foto, Rabu (9/5/2018). Dampak lain, karena menikah usia anak, dia kesulitan melahirkan anaknya.

Editor: Aloysius Budi Kurniawan
Memuat data..