logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanSanggar Seni Bersiasat Hadapi Pandemi

Sanggar Seni Bersiasat Hadapi Pandemi

Di tengah berbagai kesulitan, termasuk Covid-19, sejumlah sanggar seni Betawi berjibaku untuk bertahan hidup. Saat pentas ditiadakan selama pandemi, sebagian anggota sanggar terpaksa nyambi bekerja di luar kesenian.

Oleh TIM KOMPAS
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas

Pelatih tari Betawi Caswana memberikan kursus gratis kepada remaja putri dengan menjaga protokol Covid-19 di Sanggar Warga di Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (21/6/2020). Sanggar ini telah puluhan tahun memberikan kursus gratis kepada anak didiknya dan telah pentas di sejumlah negara, seperti Rusia, Singapura, Malaysia, Australia, Jerman, dan Korea Selatan.

JAKARTA, KOMPAS — Para seniman Betawi berusaha meneruskan beragam seni tradisional sebagai ikon Jakarta. Untuk itu, mereka harus berjibaku menyiasati perubahan zaman, termasuk pandemi Covid-19. Ekspresi seni mereka sarat dengan nilai keterbukaan yang menjadi karakter budaya Ibu Kota.

Penelusuran Kompas pada akhir pekan lalu menunjukkan, upaya menjaga seni tradisi Betawi ini terlihat di banyak sanggar yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jawa Barat), serta Tangerang (Banten). Bentuk keseniannya beragam, mulai dari lenong (teater), palang pintu (silat), tanjidor dan gambang kromong (musik), hingga tari.

Editor: ilhamkhoiri
Bagikan
Memuat data..