logo Kompas.id
β€Ί
Di Balik Beritaβ€ΊMenyamar demi Bertemu...
Iklan

Menyamar demi Bertemu Anak-anak Rimba yang Kesakitan

Warga komunitas adat Orang Rimba dilanda wabah penyakit. Sang pemimpin meminta bantuan, tetapi kami kesulitan ke sana karena terhalang lokasi tambang yang dipalang. Untuk menembusnya, kami menyamar sebagai warga dusun.

Oleh
IRMA TAMBUNAN
Β· 1 menit baca
Anak-anak dari komunitas adat Orang Rimba wilayah Serenggam bermain di dekat areal tambang batubara di Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV, Batanghari, Jambi, Senin (18/10/2021). Masifnya aktivitas tambang di wilayah itu memicu rentetan sejumlah penyakit yang dialami warga setempat.
KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Anak-anak dari komunitas adat Orang Rimba wilayah Serenggam bermain di dekat areal tambang batubara di Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV, Batanghari, Jambi, Senin (18/10/2021). Masifnya aktivitas tambang di wilayah itu memicu rentetan sejumlah penyakit yang dialami warga setempat.

Pesan singkat dari seorang kawan bikin saya gelisah seharian. Isinya, mengabarkan Tumenggung Ngelembo yang meminta bantuan. Ngelembo adalah salah seorang pemimpin kelompok komunitas adat Orang Rimba.

Menurut Ngelembo, banyak warganya tengah dilanda wabah penyakit kulit yang merebak tak lama setelah beroperasinya aktivitas tambang batubara. Ada lebih dari lima perusahaan tambang batubara yang tengah gencar-gencarnya mengeruk Bumi di wilayah itu. Apakah aktivitas tersebut berhubungan langsung dengan merebaknya penyakit kulit, memang masih perlu diuji lebih lanjut.

Editor:
SRI REJEKI
Bagikan