logo Kompas.id
Krisis Energi, Dollar AS, dan ...

Krisis Energi, Dollar AS, dan Resesi

Bagi negara yang punya peluang lebih baik menghadapi prospek resesi dunia, mitigasi dampak krisis energi dan pangan dunia tetap tidak mudah. Bagi Indonesia, rancangan kebijakan tak akan sama dengan dua tahun terakhir.

Oleh
ARI KUNCORO
· 1 menit baca
Didie SW
DIDIE SRI WIDIANTO

Didie SW

Bank Dunia dalam Global Economic Prospects yang diluncurkan, 7 Juni 2022, memperingatkan prospek resesi dunia dibarengi dengan inflasi yang tinggi (stagflasi) sebagai akibat konflik Rusia-Ukraina. Bank Dunia memangkas ramalan pertumbuhan global dari 4,1 persen ke 2,9 persen.

Angka ini diprediksi akan tetap bertahan pada dua tahun mendatang karena perang di Ukraina mengakibatkan disrupsi arus investasi serta perdagangan internasional khususnya pangan dan energi.

Editor:
NUR HIDAYATI
Bagikan