logo Kompas.id
Di Balik BeritaMerasakan Sapaan Hangat Maradona

Merasakan Sapaan Hangat Maradona

Kisah wartawan purnakarya ”Kompas”, James Luhulima, dalam mewawancarai pelatih tim nasional Brasil dan Argentina sebelum Piala Dunia 1994. James merasakan sapaan hangat dan berhasil mewawancarai Maradona.

Oleh James Luhulima
· 1 menit baca
Memuat data...
AP/LA PRESSE/FABIO SASSO

Warga berkumpul sambil menyalakan suar untuk mengenang legenda Argentina, Diego Maradona, di Napoli, Italia, Rabu (25/11/2020).

Begitu membaca berita bahwa Diego Maradona meninggal karena henti jantung (cardiac arrest) di kediamannya pada 25 November 2020 pukul 21.05, ingatan saya langsung melayang mundur ke tanggal 20 April 1994, ketika saya mewawancarai Maradona di VIP Room Bandar Udara Domestik Jorge Newberry, Buenos Aires. Itu pertemuan saya yang pertama dan terakhir dengan Maradona.

Maklum, saya pada waktu itu adalah wartawan Desk Politik dan Luar Negeri. Namun, karena saya pernah bergabung dengan Desk Olahraga selama dua bulan pada awal saya bergabung dengan harian Kompas pada tanggal 5 Januari 1983, saya diminta untuk mewawancarai pelatih dan pemain kesebelasan sepak bola Brasil dan Argentina. Apalagi, walaupun saya wartawan politik dan luar negeri, tetapi saya mengikuti berita-berita tentang Piala Dunia.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Emilius Caesar Alexey
Memuat data..