logo Kompas.id
DeskPerubahan Iklim Membuat Bumi...
Iklan

Perubahan Iklim Membuat Bumi Makin Redup

Perubahan iklim nyatanya membuat sinar Matahari yang dipantulkan Bumi ke luar angkasa makin sedikit. Akibatnya, Bumi makin redup sehingga dikhawatirkan makin memicu pemanasan Bumi di masa depan.

Oleh
M Zaid Wahyudi
· 3 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/nwo_Rg5iqzJYgP5TJX9fmNTSjok=/1024x681/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F10%2FISS028-E-20073_lrg_1633241114.jpg
NASA

Cahaya Bumi atau earthshine yang dipotret dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2011. Earthshine adalah cahaya pucat atau lemah yang terlihat pada piringan Bulan yang gelap saat fase Bulan sabit. Jika cahaya Bulan sabit berasal dari sinar Matahari langsung, earthshine berasal dari sinar Matahari yang dipantulkan kembali oleh Bumi. Perubahan iklim membuat earthshine makin redup.

Kecerlangan Bumi ditentukan oleh banyaknya sinar Matahari yang dipantulkan kembali oleh awan di Bumi ke luar angkasa. Sementara, banyaknya tutupan awan juga menjadi penanda perubahan iklim. Karena itu awan bisa dijadikan medium untuk mendeteksi perubahan iklim ataupun perubahan kecerlangan Bumi.

Karena itu, mengetahui perubahan kemampuan awan Bumi memantulkan sinar Matahari dan memantau keberadaan awan menjadi poin penting dalam studi ini. Selain itu, pengamatan aktivitas Matahari diperlukan guna mengetahui seberapa besar pengaruh aktivitas Matahari itu pada kemampuan Bumi memantulkan kembali sinar Matahari tersebut.

Editor:
evyrachmawati
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000